Jasa Konsultasi Sertifikasi ISCC

Sertifikasi ISCC ( Intenational Sustainability Carbon Certification). Satu sampai dua tahun kebelakang kita telah dihadapkan dengan suatu masalah lingkungan yang cukup membuat kita terperanga. Bahkan beberapa tahun kebelakang masalah tersebut bisa menyaingi isu-isu menarik dari bidang politik. Dan yang menjadi masalah saat ini adalah bahwa masalah ini tidak hanya terjadi dilingkungan kita saja, bahkan masalah ini sudah mengglobal atau sudah mendunia. Dan masalah lingkungan tersebut adalah pemanasan global atau yang sering disebut dengan Global Warming.

Pemanasan global atau global warming menjadi salah satu ancaman yang cukup banyak orang ditakuti untuk saat ini. hal ini dikarenakan global warming ini bisa bukan hanya saja mengancam keberlangsungan hidup manusia tetapi semua makhluk hidup yang tinggal di bumu seperti tumbuhan dan hewan pun bisa ikut terancam.

Yang menjadi penyebab utama terjadinya pemanasan global atau global warming adalah karena adanya  efek rumah kaca yang disebabkan oleh perubahan komposisi atmosfer, yang mana menyebabkan sinar matahari tidak bergerak atau tetap berada di bumi dan tidak dipantulkan secara sempurna keluar atmosfer. Sebab lain dari adanya efek rumah kaca ini adalah karena adanya peningkatan gas karbon yang bisa merusak selimut atmosfer.

Gas karbon sendiri bisa dihasilkan dari aktifitas sehari-hari kita contohnya saja saat kita bernapas kita telah mengeluarkan gas karbodioksida. Namun gas karbondioksida yang paling berbahaya dan yang bisa memicu efek rumah kaca yaitu banyaknya pembakaran bahan bakar minyak dan bahan bakar lainnya seperti gas. meskipun para peneliti telah menemukan cara lain dalam menggunakan sumber energi yaitu energi matahari, panas bumi, angin dan bahan bakar nabati, tetapi sumber energi tersebut belum sepenuhnya bisa menggantikan bahan bakar fosil. Sehingga masih banyak orang—orang yang menggunakan bahan bakar baik itu minyak ataupun gas, karena menurutnya lebih efektif dan lebih mudah didapat.

Namun masih banyak orang diluaran sana yang masih peduli dengan keberlangsungan hidupnya, dan orang-orang tersebut terus melakukan perbaikan guna memperbaiki lingkungan yang saat ini bisa dikatakan sudah mulai rusak. Karena adanya masalah global warming ini yang menyebabbkan beberpa hutan yang mengalami kebakaran yang cukup ekstrim.

Oleh karena itu dengan adanya masalah tersebut, banyak orang-orang yang ingin meningkatkan perhatiannya untuk memperbaiki lingkungan, untuk itu terciptalah organisasi-organisasi yang bergerak dalam suatu sistem manejemen lingkungan (EMS).

Sistem menejemen lingkungan diharapkan bisa meperbaiki lingkungan yang mulai rusak akibat ulah manusia dan beberpa faktor alam lainnya. sistem menejemen lingkungan bekerja dengan sangat terarah, terencana, terstrukstur dan terintegrasi. Untuk itu dengan adanya organisiasi diharapkan senantiasa mempertahankan perannya dalam menjaga lingkungan dalam jangka panjang.

Nah bagi anda yang memiliki perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam sektor sumber energi bumi, seperti minyak dan gas diwajibkan untuk menerapkan sertifikasi ISCC. Apa itu Sertifikasi ISCC? Sertifikasi ISCC ( Internasional Sustainability & Carbon Certification )  merupakan suatu sistem sertifikasi yang bertaraf internasional yaitu untuk membuktikan “sustainability” , “traceability” dan penghemat dari efek rumah kaca untuk semua jenis produksi biomass atau energi yang terbarukan. Dan CPO yang bersertifikasi akan berpotensi dalam mendapatkan premium yaitu sekitar 20 s/d 30 U$/metrik ton dari harga dunia.

ISCC  ini menjelasakan seluruh peraturan dan beberapa prosedur untuk sertifikasi  biomassa dan bioenergi didalam bahan bakar da sektor listrik, hal ini bertujuan untuk mengurangi efek rumah kaca, selain itu juga untuk mengelola lahan dan melindungi beberpa habitat alam.

Sertifikasi ISCC ( Internasional Sustainability & Carbo Certification) ini dikelola secara Independen, yang mana dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi serta diakui oleh BLE yang bekerja sama dengan ISCC. dan untuk audit sendiri itu dilaksanakan berdasarkan prosedur terdokumentasi dan daftar periksa ISCC  yang sudah di kembangkan.

Jadi setiap perusahaan harus menerapkan sistem ISCC, hal ini dikarenakan ISCC telah mencakup secara keseluruhan rantai pasokan mulai dari arena perkebunan hingga keberbagai pelanggan dan ini dipastikan bisa digunakan dalam segala benntuk biomassa, misalnya saja untuk arena perkebunan itu diantaranya gandum, jagung, tebu, kedelai dan kelapa sawit. ISCC sejak pertama kali kemunculannya hingga sampai santai ini telah mengeluarkan bahkan lebih dari 400 sertifikasi.

Tujuan dari Sertifikasi ISCC ( International Sustainability & Carbon Certification ) ini adalah selain untuk pembentukan sistem yang berorientasi pada taraf internasional, praktis dan transfaran, tetapi juga bertujuan untuk :

  • Pengurangan gas rumah kaca
  • Pengelolaan lahan yang berkelnajutan.
  • Perlindungan terhadap habitat alam
  • Keberlanjutan sosial.

Namun sebelum anda menerapkan sistem Sertifikasi ISCC ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan, yaitu:

Pertama,Persyaratan  mengenai Sustainability, dan persyaratan ini meliputi :

  • Perlindungan yang dilakukan terhadap area HCV;
  • Perlindunagan yang dilakukan terhadap area dengan stock gas karbon yang cukup tinggi;
  • Perlindunagn yang dilakukan terhadap lahan-lahan gambut;
  • Dan pengelolaan terhadap kebun yang berkelanjutan.

Dan strandar yang harus dipenuhi yang tertuang dalam sebuah dokumen ISCC 20 Sustainability Requirements  for the production of Biomass.

Kedua, Persyaratan yang mengenai reduksi emisi gas rumah kaca dan metodologi perhitungannya, bahkan persyaratan ini semua produksi biomassa cair harus bisa mereduksi emisi gas rumah kaca sebesar 35 %, dengan begitu ada beberapa data yang dibutuhkan, dan data-data tersebut diantaranya:

  • Data kebutuhan bahan energi;
  • Data peralatan yang bisa mengakibatkan munculnya emisi.

Dan semua standar yang harus dipenuhi tersebut semuanya dituangkan dalam dokumen ISCC 205 Emissions Calculation Methodhology and GHG Audit.

Ketiga, Persyaratan mengenai traceability (penelusuran), dan semua standar yang harus dipenuhi yaitu mengenai sistem penelusuran yang tertuang dalam dokumen ISCC 203 Requirements Foor Traceability. Dan sedangkan untuk masalah memtodhologi perhitungan mass balance semuanya tertuang dalam dokumen ISCC 204 Mass Balance Calculation Methodology.

Dan sebagaimana yang telah kita ketahui Negara kita Indonesia merupakan salah satu negara yang menghasilkan sumber energi terbesar di dunia, yaitu seperti Batu Bara, Minyak bumi, dan gas bumi. dan jika ada sektor yang melakukan pembakaran bahan energi tersebut itu bisa penyebab terbesar dari emisi gas rumah kaca.

Jadi untuk itu bagi negara-negara yang ingin mengurangi atau meringankan beban dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, yaitu dengan melakukan perdagangan karbon, dan biasanya perdagangan karbon ini dilakukan oleh negara maju dengan negara berkembang. Yaitu dengan cara negara maju membeli ECC dari negara berkembang, kemudian negara berkembang akan mendapatkan uang dari negara maju.

Yuk mulai sekarang kita harus menjaga lingkungan kita supaya terhindar dari pemanasan global atau global warming yang bisa menimbulkan dampak negatif dikemudian hari. Demikian itulah informasi mengenai Sertfikasi ISCC ( Internasional Sustainability Carbon Certigication), semoga informamsi diatas bisa bermanfaat, baca juga artikel-artkel manarik kami lainnya disini. Selamat membaca dan terima kasih J J.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *